Kamu Bisa!, Bi’idznillaah ❣️

0

Allah Ta’ala tidak pernah melupakan kita.
.
Dia tahu bagaimana kehilangan orang yang kita dicintai itu membuat kita sangat sedih.
.
Dia tahu betapa sulitnya untuk kita tertidur kemudian bangun dengan hati yang sesak dan hancur.
.
Tapi pahamilah ini, Allah ingin kita kuat. Kita harus melawan setiap rasa yang menyesakkan ini, terus berdoa dan kembali bangkit!
.
Menangis, tapi jangan berhenti!. Kehidupan harus terus berlanjut, Allah akan mudahkan dan pahala berlipat Dia siapkan untuk setiap kesabaran.
.
‎اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ
‎إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

“Yaa Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.”
.
Aamiin Yaa Rabb.
.

Cukuplah Allah! 🌻

0


Begitu banyak peristiwa yang terjadi dalam kehidupan seorang anak manusia.
.
Kegembiraan dan kesedihan hadir silih berganti. Kehadiran dan kehilangan orang-orang tercinta dalam kehidupan adalah sunatullah selama kita masih berada di dunia.
.
Kehidupan ternyata memang hanya bergantian antara kemudahan dan kesulitan seperti siang dan malam.
.
Jika saat-saat indahmu tidak bertahan lama, saat-saat burukmu juga tidak akan bertahan.
.
Maka…
Tidak usah terlalu bersedih dengan apa yang sudah terjadi kemarin, karena tidak pernah kembali. qadarullah wa maa syaa a fa’ala.
.
Dan tidak usah meratapi apa yang terjadi hari ini karena pasti juga akan berlalu.
.
Allah sebaik-baik tempat kembali dan mencurahkan setiap duka dan bahagia.
.
Ketika cukuplah Dia saja…
Adakah yang lebih menenangkan hatimu dari ini?!.
.
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ…
.
…Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.”(At-Taubah [9]: 129)

Ketika Letihmu…🍃

0

Ada saat ketika kau begitu letih.
Hiruk pikuk duniawi seakan tidak memberi kesempatan sedikitpun.
Untuk diri merenung sejenak.

Atau ada saat ketika kau begitu letih.
Dengan amanah-amanah yang senantiasa hadir.
Sehingga semuanya terkadang diminta darimu.
Waktumu, tenaga dan pikiranmu, hartamu bahkan mungkin sering kau harus mengorbankan dan mengabaikan perasaanmu.

Dunia ternyata memang melelahkan.
Dan semua orang letih mengarunginya.
Tinggal kita saja yang memilih.
Letih untuk kehidupan yang lebih baik dan kekal di akhirat sana.
Ataukah letih yang sia-sia dan azab jahaman akhirnya.
Wal iyadzubillaah.

Maka bersyukurlah!
Ketika Allah membuatmu letih karena-Nya dan di jalan-Nya.
Nikmatilah!
Biarlah keletihanmu kemudian menjadi saksi, bagaimana nikmatnya menjadi seorang mukmin.
Bi’idznillaah.

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya.”
(Q.S. Ibrahim: 34).

~

Kau Mampu 🍃

0


.
Kehidupan dunia mengajarkan banyak hal.
Bahwa ada saat kau harus memilih satu jalan berat yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya olehmu.

Memohon saja terus jalan terbaik menurut-Nya dan libatkan selalu diri-Nya dalam setiap pilihan.
.
Maka, engkau akan melihat ketika itu adalah yang terbaik menurut-Nya, maka yakinlah Dia akan mudahkan semuanya, masyaallah. 💧
.
Kau mampu atas izin-Nya.
Ketika menyandarkan dan menyerahkan semuanya kepada diri-Nya.
Karena hanya Dia yang Maha Mampu. ❤️
.

إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلا غَالِبَ لَكُمْ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

”Jika Allah menolong kamu, maka tak ada orang yang dapat mengalahkan kamu. Jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal.” [QS Ali ‘Imraan : 160]

Laa hawlaa wa laa quwwata illaa billaah 🍃

أحسنت يا فراشتي 🦋

0


Mencoba mengamati bagaimana orang Arab bertutur kata dengan bahasa Arab yang memang sangat indah dan dalam maknanya.
.
Pertama: Bahasa ‘to the point’ dan intonasi yang tegas.

Akhawat non Arab (Indo terutama dan saya khususnya) mungkin awal-akan kaget kalau tiba-tiba langsung ditegur tanpa basa basi yang kalau diterjemah menjadi…

“Jangan malas!”
“Kenapa selalu terlambat!
“Kenapa terlambat sekali!!”
“Kenapa tidak ada izin!!!”
“Tidak boleh!”
.
Kedua, namun…
Ternyata ada kebiasaan yang masyaallah juga dalam mereka bertutur kata, yaitu tidak lupa selalu mendoakan para murid-muridnya dengan doa-doa kebaikan yang banyak dan juga memanggil dengan panggilan-panggilan indah yang membuat hati meleleh seperti…

“Yaa Habibatiy
“Yaa Faraasyatiy”
“Yaa Qalbiy”
“Yaa Hayatiy”
“Yaa Asal”
“Yaa Ainiy” dan masih banyak lagi, masyaallah.
.
Mencoba juga bertutur kata indah seperti ini dengan akhawat Indo tetapi kenapa jadinya aneh.😹
.
“Wahai Kesayanganku” Sari Ummu Nabilah
“Wahai kupu-kupuku” Ani Mantoro
“Wahai hatiku”Anissa Tokobaracca
“Wahai hidupku” Khadijah Ummu Khansa
“Wahai madu” Ainil Maqshurah
“Wahai mataku” Umi Hardianti
.


Masyaallah..
Indahnya memang bahasa Arab yang maknanya tidak bisa diungkap kedalamannya dalam bahasa selainnya.
.
“Bagaimana manusia dapat menolak keindahan bahasa ini, dengan logikanya dan kecemerlangannya yang unik?. Bahkan tetangga-tetangga negeri Arab, orang-orang yang mereka taklukkan, telah jatuh di bawah pesona bahasa ini. ” Sigrid Hunke (1913-1999)
.
Masyaallah semoga Allah mudahkan kita semua untuk bisa mempelajarinya. Aamiin Yaa Rabb. 🤲🏻

Sekiranya…🍃

0


~~~

Dari setiap tetesan air mata yang mungkin saat ini pun masih kerap terjatuh.

Dari setiap rasa yang mungkin sampai saat ini tidak bisa terungkap dengan kata.

Dari setiap asa yang saat ini terus melemah dan mungkin sampai di titik terlemahnya.

Dari semua hal yang tidak terbayang bahkan ini akan terjadi pada dirimu dan mengapa harus dirimu?

Yakinlah…!

Bahwa Allah sedang mempersiapkan skenario hidup yang sangat indah di depan sana untukmu.

Jadi…
Bersabarlah dengan kesabaran yang indah.
Sebentar saja.
Dan kau akan menemukan lautan hikmah-Nya yang luar biasa di luar dugamu, insyaallah.

إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ

“Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian. Sesungguhnya, apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya. Siapa yang ridha dengan ujian itu, maka ia akan mendapat keridhaan-Nya. Siapa yang membencinya maka ia akan mendapatkan kemurkaan-Nya.” (HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majah).

“Sekiranya engkau dapat mendengar alasan Allah menakdirkanmu kehilangan, seakan-akan tidak berhak bahagia. Engkau akan menangis karena syukur tak terkira.”
~ SemilyarKenangan~

Dear ukhtiy, saat itu akan tiba insyaallah 🌹

════ ❁✿❁ ════

Doa adalah Cinta ❣️

0


Ketika hari ini jarak memisahkan…
Maka sebaik-baik ikhtiar adalah dengan terus melangitkan doa-doa.
.
Ketika hati ini begitu merindu…
Maka sebaik-baik tempat menumpahkannya adalah kepada Dia Sang Pemilik rasa.
.
Dan ternyata…
Doa adalah tanda cinta yang paling nyata.
Ketika jasad tidak mungkin untuk bertemu dan lisan pun tidak kuasa untuk menyampaikan.
.
Laa hawlaa wa laa quwwata illaa billaah. 🍃

🌻A Happier Homeschool🌻

0


Mengingat selalu tujuan mengapa kita memutuskan untuk menghandle program pendidikan anak-anak kita sendiri adalah yang pertama dan utama untuk selalu direnungkan kembali.
.
Senantiasa meluruskan niat bahwa ini adalah semata-mata untuk ibadah dan mendapatkan ridha Allah ta’ala.
.
Sehingga, ketika mulai merasa berat, lelah, merasa banyak yang belum sesuai harapan, kita kembali menguatkan ‘azzam bahwa ini adalah bagian dari ibadah dan berharap pahala dari-Nya saja dari setiap kesulitan yang hadir.
.
Jangan pernah membandingkan sekolah rumah anda dengan sekolah rumah orang lain.
.
Setiap keluarga mempunyai visi misi masing-masing dan kurikulum yang tentunya berbeda sesuai dengan kebutuhan anak-anak mereka.
.
Jalani saja semuanya dengan alami!, karena smua anak adalah pembelajar yang luar biasa, bi’idznillah. ✊

.
Yassarallaahulanaa wa laa hawlaa wa laa quwwata illaa billaah. ❤️

Irinya Ahlul ‘Afiyah 🍃

0

Ada saat kala hati merasa sangat sedih, kecewa menyatu dalam hati dari hadirnya lisan dan perbuatan yang menyakiti. 

Ada saat kala hati merasa sangat rapuh, perih menahan rasa sakit dari datangnya ujian dan musibah yang silih berganti.

Manusiawi, ketika air mata akhirnya tumpah dan mengalir mengurai beban hati.

Namun, usap sudah air mata sedih dan jadikan kesabaran sebagai teman hidup agar semua tidak sia-sia dan menjadi pahala. Kehidupan harus terus berjalan sebagaimana ujian akan terus mengiringi sampai tiba kematian.

‎مَا يَزَالُ الْبَلاَءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي نفسه وولده وماله حَتَّى يَلْقَى اللهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيْئَةٌ

“Senantiasa ujian menimpa seorang mukmin dan mukminah di dalam dirinya, anaknya dan juga hartanya sampai dia bertemu Allah Subhaanahu wa Ta’ala dan dia tidak memiliki dosa.” (HR. Tirmidzi)

Betapa ternyata sebenarnya keperihan dalam setiap musibah dan ujian kehidupan adalah sebagai penggugur dosa-dosa. Maa syaa’ Allaah 💧

Bahkan kemudian orang-orang yang tidak banyak mendapatkan ujian dan musibah ketika di dunia yaitu ahlul ‘afiyah berkeinginan seandainya kulit-kulit mereka digunting di dunia karena mereka melihat bagaimana besarnya pahala bagi orang-orang yang mendapatkan ujian dan musibah lalu mereka bersabar.

“Ketika orang-orang yang terkena musibah di dunia mendapatkan pahala pada hari kiamat, maka ahlul ‘afiyah (orang-orang yang tidak banyak terkena musibah) akan berkeinginan seandainya kulit-kulit mereka digunting di dunia.”. (HR. Tirmidzi)

Alhamdulillaah…

Maka, banyaklah bersyukur dan bersabar ketika semua keperihan itu akan berakhir dengan banyaknya pahala kelak di hari akhir, in syaa’Allaah. 

Duhai hati, semoga terus dilapangkan diatas kesabaran. Aamiin. 🌹

‎إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَيۡرِ حِسَابٍ۬  

“Sesungguhnya akan disempurnakan pahala orang-orang yang bersabar tanpa batas.” (Q.S. Az-Zumar: 10)

📚 Arabic Books Stack 📚

0


.
Alhamdulillaah, we’ve stacked our arabic books and still looking for another our arabic books (we still can’t find them ><)
.
We’ll try to read and read more arabic books along with kids. InshaAllah.
.
Jazaakillaahu khayran @arabnicles for the challenge. It’s reminds us to learn and learn more about arabic language, inshaaAllah.
———

Alhamdulillaah, ini adalah pertama kali kami mengikuti kegiatan tantangan membaca buku-buku bahasa Arab.
.
Buku-buku ini ada yang hadiah dari sahabat yang pernah tinggal di Saudi dan beberapa di antaranya kami beli.
.
Ternyata buku bacaan bahasa Arab untuk anak kami masih sangat sedikit dibandingkan dengan buku bacaan yang berbahasa Indonesia dan Inggris.
.
Tidak mudah memang mencari buku berbahasa Arab untuk anak dengan harga terjangkau di Indonesia.
.
Sedang berencana untuk project membuat buku bacaan bahasa Arab sederhana yang terjangkau minimal untuk dibaca dengan mudah oleh anak-anak kami dulu, insyaallah.
.
Semoga Allah mudahkan dan istiqamahkan untuk kembali banyak membacakan buku-buku bahasa Arab kepada anak-anak serta pengingat kembali bagi umminya untuk belajar bahasa Arab lebih giat lagi. 💦💪🏻

Aamiin Yaa Rabb. 🌻
.

arabicreadingchallengearabicreadingchallenge2021

Satu Tahun yang Luar Biasa ✨

0

To homeschool is a privilege. To say this is a solution for everyone is lie or naive at best.”
@simplifyhomeschool
.
Masyaallah, Alhamdulillaahilladziy bini’matihi tatimmushshaalihaat.
.
Tahun 2020 adalah tahun yang luar biasa dan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan bagi kami.
.
Allah menitipkan banyak hikmah.
Pelajaran tentang kesabaran.
Ridha dan ikhlas dengan ketetapan-Nya.
Optimisme bahwa Allah akan segera angkat wabah ini.
Serta harapan agar keadaan ini menjadi kaffarah bagi dosa-dosa kami yang sangat banyak. 💦
.
Perjalanan ke depan masih akan sangat menantang. Semoga Allah senantiasa sabarkan, lapangkan dan beri kekuatan untuk kita semua.
.

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

“Yaa Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.”
(Syarh Ad Du’a minal Kitab was Sunnah Syaikh Sa’id bin Wahf Al Qahthani)

Aamiin Yaa Rabb ✨

✨ Terima kasih ✨

0

Berterima kasihlah…! 🌹

Kepada mereka yang hadirnya telah menorehkan banyak luka dan airmata.

Balutlah setiap luka dan seka airmata!

Percayalah. Bahwa Allah hadirkan mereka bukan untuk menghancurkanmu.

Rabbmu sedang memproses dirimu melalui mereka untuk dirimu agar tidak mudah rapuh hatinya, lebih kuat jiwanya dan lebih baik lagi kepribadiannya.

Bersyukurlah!Untuk setiap ketetapan-Nya.

ang berjalan mulus baik-baik saja ataupun yang penuh dengan onak duri dan bebatuan.Karena semua pastinya membawa banyak kebaikan.

Yakinlah!Dia akan hadirkan orang-orang, para sahabat yang menemani hari-hari bahagiamu selanjutnya dengan tulusnya cinta dan kasih sayang mereka. Bi’idznillaah❤️

💰 Literasi Keuangan 💰

0

Salah satu metode belajar yang efektif menurut kami adalah dengan berdagang. Dengan berdagang anak akan belajar langsung tentang matematika, akuntansi, adab muamalah, sosial, bahasa, dll.

Kelihatannya berdagang itu sederhana ya, tapi masyaallah banyak sekali kemampuan yang bisa anak dapatkan dari proses berdagang ini atau kami menyebutnya dengan literasi keuangan.

Business Financial Planner toko online kakak Khansa’

Literasi keuangan menurut beberapa pakar ekonomi bisa didefinisikan sebagai kemampuan untuk menggunakan keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki untuk melakukan pengelolaan sumber daya keuangan secara efektif dan efisien demi memelihara kesejahteraan seumur hidup.

Di pandemi saat ini, literasi keuangan kemudian menjadi sangat dibutuhkan agar ekonomi keluarga tetap baik-baik saja atau justru mungkin bisa untuk menambah peluang penghasilan tambahan.

Alhamdulillaah, si kakak yang mulai magang di toko offline emaknya sampai kemudian memutuskan membuka toko online sendiri dengan omzet yang lumayan bisa menambah isi tabungannya dan sudah berpikir untuk menginvestasikan sebagiannya dalam bentuk Logam Mulia (surprise juga si kakak sudah berpikiran ke situ, masyaallah).

Kami dapat pelajaran bagaimana keuangan pribadi dan juga usaha itu walaupun masih kecil namun sebisa mungkin pencatatannya sudah mulai rapi.

Uang Planner Ummi
Uang Planner Al Khonsa Store

Kami masih menyukai model pencatatan manual (bukan dari aplikasi) dan menggunakan template dari @uangplanner yang dimodif beberapa modelnya supaya lebih sederhana untuk anak-anak memahami.

Semoga istiqamah untuk terus belajar menambah kemampuan berdagang kami dan Allah memberkahi setiap usaha ini. Aamiin. ^^

Ayyub As Sikhtiani rahimahullah berkata:

الزم سوقك فإنك لا تزال كريماً مالم تحتج إلى أحد“

“Konsistenlah pada usaha dagangmu, karena engkau akan tetap mulia selama tidak bergantung pada orang lain”.

Baarakallaahufiik yaa Bunayya. 🌹❤️

#Rindu Tanpa Suara

0

Alhamdulillaahiladziy bini’matihi tatimmushshaalihaat

Terima kasih, Jazaakumullaahu khayran untuk keluarga dan para sahabat yang telah membersamai hingga lahirnya buku ini di tahun 2020, semoga membawa manfaat untuk diri pribadi dan juga para pembaca.
Semoga di tahun depan, bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi, aamiin.

Untukmu Agamamu dan Untukku Agamaku 👌

0



Kami tinggal di lingkungan kampung dan memiliki tetangga depan dan samping yang beragama non muslim sejak saya kecil. Alhamdulillah kami sudah belajar tentang toleransi sejak kami anak-anak sampai kami juga memiliki anak-anak.
.
Sampai sekarang anak-anak kami juga terus bermuamalah dengan baik setiap harinya, saling mengunjungi dan bermain bersama. Mereka menunggu dengan sabar jika sudah masuk shalat dan anak-anak kami shalat dulu sebelum lanjut untuk bermain lagi.
.
Tidak ada masalah ketika hari raya kami merek tidak berkunjung demikian juga ketika hari raya mereka kami tidak berkunjung dan tidak mengucapkan selamat. Tidak pernah ada masalah!, setiap harinya semua berjalan saja dengan baik seperti biasa, alhamdulillah.
.
Maka, kami melihat bahwa penanaman aqidah shahihah kepada anak adalah hal utama yang harus menjadi perhatian besar bagi setiap keluarga muslim dan jangan pernah khawatir, dengan pemahaman aqidah yang baik kita justru akan menjadi insan yang sangat memahami makna dan batasan toleransi yang sesuai syariat, insyaallah.
.
Orang tua butuh untuk menanamkan konsep tauhid kepada anak yang disertai dengan pemahaman yang baik, bukan sekedar penanaman doktrin-doktrin.
.
Proses ini menurut saya bukan proses yang mudah di tengah ramainya ‘toleransi kebablasan’ yang terus dikumandangkan.
.
Ini adalah proses belajar yang bertahap (tadarruj) dan berkelanjutan (istimtar) agar pondasi ini terbangun dengan kokoh dalam diri anak-anak kita, bi’idznillah.
.


لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

Ayat ini masyaallah memberi pelajaran kepada kita betapa Alquran telah mengajarkan toleransi sampai pada pokok-pokok kehidupan, yaitu soal keyakinan.
.
Kita harus menghormati keyakinan orang lain. Namun, dalam sikap saling menghormati itu kita tetap ada batasannya, yaitu bagimu agamamu dan bagiku agamaku.

Semoga Allah mudahkan kita semua, aamiin. Wallahu a’lam.

🌻 Kehidupan yang Baik

0


Apakah kehidupan yang baik itu?
Apakah dengan karena kau memiliki banyak harta?
Apakah karena kau mempunyai banyak anak yang menyejukkan mata?
Ataukah kehidupan yang aman di negeri ini?
.
Tidak!
Bukan itu semua!
.
Sesungguhnya kehidupan yang baik adalah kelapangan dan ketenangan hati meskipun kau dalam musibah terberat dan keadaan terburuk.
.
عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
.
“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim).
.
Dan itulah pembeda seorang mukmin dan kafir.
.
Seorang mukmin akan selalu bersabar dan menemukan nikmatnya kesabaran dengan kelapangan serta ketenangan jiwa, bi’idznillah. 🌹
.

📱Ikuti akun sosial media kami
Website : Muslimahwahdahbalikpapan.or.id
Instagram : @muslimahwahdahbalikpapan
Facebook : Muslimah Wahdah Balikpapan

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2933662616856910&id=1504427383113781
https://www.instagram.com/p/CJGW5BUhGxI/?igshid=1rbszsxxbpurn

🐾 Mengenal Allah Melalui Ciptaan-Nya 🐾

0


.
Salah satu jalan mengenalkan Allah (ma’rifatullah) kepada anak adalah melalui ciptaan-Nya.
.
Mentadaburi alam semesta dengan semua dinamika dan fenomenanya yang luar bisa maka kita mencoba memahamkan kepada anak-anak bahwa semua ini mustahil ada begitu saja kecuali pasti ada Penciptanya.
.
Belajar di alam menjadi salah satu wasilah belajar yang mengasyikan sekaligus waktu yang tepat untuk mendekatkan anak-anak kepada Sang Mahapencipta.
.
Memahamkan mereka bagaimana semua keindahan semesta bisa kita kagumi, maka lebih patut untuk kita lebih mengagumi Penciptanya.
.
Betapa banyak manusia berlomba-lomba mulai berkumpul untuk menyaksikan keindahan terbit atau terbenamnya matahari di suatu tempat, namun mereka meninggalkan ibadah kepada penciptanya.
.
.
وَٱللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَآبَّةٍ مِّن مَّآءٍ ۖ فَمِنْهُم مَّن يَمْشِى عَلَىٰ
بَطْنِهِۦ وَمِنْهُم مَّن يَمْشِى عَلَىٰ رِجْلَيْنِ وَمِنْهُم مَّن يَمْشِى عَلَىٰٓ أَرْبَعٍ ۚ يَخْلُقُ ٱللَّهُ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ .
.
“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

[Q.S. An Nisaa’: 45].

🪐 Tamasya ke Langit 💫

0


.
Alhamdulillaah kegiatan Tamasya ke Langit yang diadakan Syamsi Dhuha Foundation bersama Bosscha Observatory ini masyaallah sangat menarik. Kegiatan ini ternyata tidak hanya diajak mengenal benda-benda langit namun juga melihat kegiatan teman-teman difable netra dan lupus yang berada di bawah naungan Syamsi Dhuha Foundation.
.
Kegiatan ini mengajak anak berpikir dan bersyukur dengan nikmat kesehatan dan kesempurnaan anggota tubuh yang Allah berikan kepada mereka dan menggunakannya sebaik mungkin untuk hal-hal kebaikan. Karena di sini ada teman-teman difable yang juga terus bersemangat berbuat kebaikan walau dalam keterbatasan, masyaallah.💦
.
Selanjutnya…
Kegiatan Tamasya ke Langit dimulai dengan memperkenalkan tentang bumi, bulan, matahari, planet-planet gas dan planet-planet batuan, asteroid hingga bintang dan galaxy beserta besar, jarak serta kondisi masing-masing.
.
Satu galaxy Milky Way atau biasa kita sebut Bima Sakti saja berisi milyaran bintang. Tadi kami menghitung jumlah galaxy yang sementara diketahui adalah sebanyak 96 galaxy. Bisa dibayangkan ada trilyunan bintang yang bertebaran di luar angkasa sana. Masyaallah.
.
Kegiatan ini mengajak anak-anak berpikir tentang keagungan Allah, Rabb Mahapencipta semua ini dan bahwa kita ini hanyalah bagian yang sangat kecil dari penciptaan Allah, ‘Just a Piece of Dust. Jadi tidak ada yang pantas untuk disombongkan.
.
Masyaallah…masyaallah…Allahu Akbar. ✨

Pasti ‼️

0


Yakinlah!
Pasti akan datang sebuah pertolongan.
Takkala semua harapan nyaris hilang.
.
Pertolongan dari-Nya.
Rabb yang Mahalembut lagi Mahamengabulkan setiap harapan.
.
Dia hanya meminta…
Para hamba untuk terus berdoa dan merayu-Nya dengan indah tanpa lelah.

Bersuci Dalam Tinjauan Syariat

0

I. PEMBUKAAN

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, salam dan shalawat kami kirimkan kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam, keluarganya, para sahabatnya dan kepada semua yang komitmen mengikuti ajarannya dan mengamalkan sunnah-sunnahnya.

Diantara tanda-tanda keshalihan dan keutamaan seseorang adalah dijadikannya paham tehadap ajaran agama Islam. Sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam, barangsiapa yang dikehendaki baginya kebaikan oleh Allah maka ia dijadikan paham terhadap agama Islam.”

Karena itu, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam banyak haditsnya memotivasi dan menganjurkan umatnya untuk banyak mengajarkan ilmu fiqh kepada manusia dan mempermudah mereka mempelajari ilmu fiqh  dan bersuci adalah hal yang penting untuk kita pelajari, karena terkait dengan kehidupan sehari-hari. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda “Allah sangat bergembira melihat seorang hamba yang gemar mendengar perkataanku lalu ia memahami dan menghafalkannya serta menyampaikannya.

  1. PENTINGNYA BERSUCI DALAM ISLAM

Pembahasan masalah thaharah di dalam ilmu fikih ini merupakan pembahasan yang sangat penting, karena itu para ulama ahlu fikih selalu menempatkan bab thaharah ini di awal pembahasan. Ada beberapa sisi penting kenapa kita harus mempelajari dan memahami bab thaharah (bersuci) ini.

  1. Thaharah merupakan syarat sahnya shalat, tidak sah shalat seseorang tanpa didahului dengan bersuci, Rasulullah –Shalallahu ‘Alaihi Wasallam– bersabda :

 لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Tidak diterima shalat seseorang yang berhadats sampai dia berwudhu” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

  • Allah Ta’ala mencintai orang-orang yang suka bersuci, Allah Ta’ala berfirman :

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلۡمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang bersuci.” (Q.S Al-Baqarah : 222)

Dan Allah Ta’ala memuji para penduduk masjid Quba, karena penduduknya orang-orang yang suka bersuci, Allah Ta’ala berfirman,

لَمَسۡجِدٌ أُسِّسَ عَلَى ٱلتَّقۡوَىٰ مِنۡ أَوَّلِ يَوۡمٍ أَحَقُّ أَن تَقُومَ فِيهِۚ فِيهِ رِجَالٞ يُحِبُّونَ أَن يَتَطَهَّرُواْۚ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلۡمُطَّهِّرِينَ

“Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang suka membersihkan diri (bersuci). Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (QS. at-Taubah: 108)

  • Sesungguhnya orang yang enggan untuk bersuci dari najis yang nampak, akan menyebabkannya diadzab di kubur, dan ini adalah merupakan penyebab terbesar dari seseorang diadzab di kuburnya, dalam sebuah hadist diceritakan :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَى قَبْرَيْنِ فَقَالَ :« إِنَّهُمَا لَيُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِى كَبِيرٍ ، أَمَّا أَحَدُهُمَا فَكَانَ يَمْشِى بِالنَّمِيمَةِ ، وَأَمَّا الآخَرُ فَكَانَ لاَ يَسْتَنْزِهُ مِنْ بَوْلِهِ »

               Dari Ibnu Abbas beliau menuturkan : bahwa suatu hari Rasulullah –Shalallahu ‘Alaihi Wasallam– melewati dua kuburan, maka Rasulullah –Shalallahu ‘Alahi Wasallam– bersbada : “Sesungguhnya dua penghuni kubur ini benar-benar sedang diadzab, dan sesungguhnya keduanya tidak diadzab dalam perkara yang besar, adapun salah satu diantara keduanya adalah suka berbuat namimah (mengadu domba), dan yang satunya lagi tidak membersihkan kencingnya.” (HR.Abu Dawud, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

Dari dali-dali di atas, maka tidak sepatutnya seorang muslim meremehkan perkara-perkara seputar thaharah dan bagaimana agar mempelajarinya dengan baik dan sungguh-sungguh.

  1. DEFINISI BERSUCI SECARA BAHASA DAN ISTILAH

Thaharah secara bahasa artinya bersuci atau menghilangkan kotoran. Adapun secara syar’i yang dimaksud ialah menghilangkan najis atau kotoran dengan air dan debu (tanah) yang suci lagi menyucikan dengan tata cara yang telah ditentukan oleh syari’at.

  1. PENGERTIAN HADATS DAN MACAM-MACAMNYA

Hadats adalah sesuatu yang melekat pada tubuh seorang muslim yang menyebabkannya terhalang melaksanakan ibadah sebelum ia bersuci seperti shalat, thawaf, dan lain-lain.

Hadats terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

  • Hadats Kecil

Yaitu kondisi yang mengharuskan seseorang berwudhu (sebelum melaksanakan ibadah) seperti buang air kecil, buang air besar, dan pembatal wudhu lainnya.

  • Hadats Besar

Yaitu kondisi yang mengharuskan seseorang mandi (sebelum melaksanakan ibadah) seperti junub, haid, dan lainnya.

  • CARA BERSUCI DARI HADATS KECIL

Bagi seseorang yang berhadats kecil, maka cara bersucinya adalah dengan berwudhu. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

ا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka cucilah muka-muka kalian dan tangan-tangan kalian sampai ke siku, usaplah kepalamu dan cucilah kaki-kaki kalian sampai kedua mata kaki” [QS. Al Maidah: 6].

  • CARA BERSUCI DARI HADATS BESAR

Bagi yang berhadats besar, maka disyariatkan untuk mandi. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Dan jika kamu junub maka mandilah …” (QS. Al Maidah: 6).

  • MACAM-MACAM NAJIS DAN CONTOHNYA

Najis menurut bahasa adalah kotoran. Sedangkan menurut istilah syar’I adalah kotoran yang wajib dicuci menurut perintah syari’at.

Berikut adalah macam-macam najis beserta contohnya.

  • Air Kencing dan Kotoran Manusia
  • Darah Haid
  • Air Kencing dan Kotoran Binatang yang Haram Dimakan
  • Bangkai
  • Daging Babi
  • Liur Anjing
  • Madzi
  • Wadi
  • CARA MENSUCIKAN NAJIS

Berikut adalah beberapa cara membersihkan najis.

  • Cara Membersihkan Lantai yang Terkena Najis

Jika ada najis yang menempel pada tanah, maka dibersihkan dengan air atau yang lainnya. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits, takkala ada seorang Arab Badui yang tiba-tiba kencing di salah satu pojok masjid, kemudian Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda,

“Biarkan dia dan siramlah kencingnya tersebut dengan segayung atau bejana air.”

  • Cara Membersihkan Air yang Tercampur dengan Najis

Air tersebut menjadi bersih setelah disiram dengan air dalam jumlah yang banyak sampai bekas-bekas najis tidak terlihat lagi. Ia juga dapat dibersihkan dan disucikan dengan melakukan filterisasi menggunakan teknologi modern.

  • Cara Membersihkan Pakaian yang Terkena Najis

Pakaian tersebut dicuci dengan air dan disikat atau diperas sampai najisnya hilang.

  • Cara Membersihkan Tempat Tidur (Tikar)

Tikar dicuci dengan air atau deterjen lalu disikat sampai najisnya hilang

  • Cara Membersihkan Kulit Bangkai

Jika kulit bangkai adalah dari binatang yang halal dimakan maka dapat dibersihkan dengan disamak. Adapun binatang halal yang bukan bangkai dan matinya karena disembelih dengan cara syar’I maka kulitnya suci dan bersih.

Sedangkan jika kulit bangkai binatang yang haram dimakan, maka tidak dapat disucikan dengan disamak.

  • Cara Membersihkan Air Kencing Bayi Laki-laki dan Bayi Perempuan yang Belum Makan.

Kencing bayi perempuan harus dicuci, sedangkan kencing bayi laki-laki cukup dengan dipercikkan air.

  • Cara Membersihkan Bekas Jilatan Anjing

Tempat bekas jilatan anjing harus dicuci sebanyak tujuh kali, cucian pertamanya dengan tanah.

  • Cara Membersihkan Madzi dan Wadi

Diawali dengan mencuci kemaluan lalu berwudhu dan membersihkan pakaian yang terkena madzi atau wadi cukup dengan memercikkan air ke tempat yang terkena madzi atau wadi tersebut.

  • Cara Membersihkan Darah Haid

Darah haid dicuci dengan air. Apabila meninggalkan bekas yang tersisa maka tidak mengapa. Sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam, “cukup siram dengan air dan kalau masih tersisa bekasnya maka tidak mengapa.” (H.R. Abu Dawud)

  • Cara Membersihkan Sandal atau Sepatu

Sandal atau sepatu digosokkan ke tanah sampai hilang najisnya, Cara Membersihkan Jubah (pakaian panjang) Wanita.

Jika pakaian wanita tersebut panjang, maka ia cukup berjalan di tempat yang bersih. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda, “Tanah yang setelahnya akan membersihkannya.” (H.R. Abu Dawud)

  • Cara Membersihkan Makanan yang Telah Membeku

Dengan membuang najis dan makanan di sekitarnya, sisanya dianggap telah suci dan boleh dikonsumsi.

  • Cara Membersihkan Permukaan Benda yang Licin seperti Cermin atau Botol

Benda-benda tersebut cukup di lap hingga najisnya hilang.

III. PENUTUP

Demikian pemaparan kami, semoga bermanfaat, mohon maaf jika banyak kekurangan. Kesempurnaan adalah milik Allah dan kekurangan adalah dari diri kami yang lemah dan was-was syaithan laknatullah ‘alaihi.

IV. DAFTAR PUSTAKA

Bahammam, Abdullah Salim Umar (2014) Fiqh Ibadah Bergambar. Jakarta, Mutiara Publishing

Majalah Fatawa 02. (2002) Thaharah atau Bersuci (Online). Available at  https://almanhaj.or.id/585-thaharah-atau-bersuci.html. Accessed on 14 th Januari 2019, 10.00pm.

Zamzani, Muhammad. (2015) Keutamaan Mempelajari Thaharah (Online). Available at http://www.muliarabbani.com/keutamaan-mempelajari-thaharah/. Accessed on 13 th Januari 2019, 23.00pm

Ubaidillah, Abu. (2016) Dalil-Dali Disyariatkan Wudhu (Online). Available at http://abuubaidillah.com/dalil-dalil-disyariatkannya-wudhu.Accessed on 13 th Januari 2019, 23.05

Pengantar Panduan Kebangkitan Islam

0


Pengantar Panduan Kebangkitan Islam

Umat Muslim hari ini sedang mengalami kebangkitan yang diberkahi di segala aspek kehidupannya yakni, kebangkitan yang telah diusung oleh para pemuda Islam.

Akan tetapi kita mengetahui bahwa ada banyak permasalahan yang menghalangi perkembangan kebangkitan ini. Masalah-masalah ini kemudian mendorong beberapa ulama, dai dan penuntut ilmu untuk menetapkan pedoman yang harus ditaati dan diikuti oleh para pemuda Islam di era kebangkitan ini.

Tidak kita ragukan bahwa para musuh-musuh Islam telah mencoba berbagai upaya untuk menghentikan kebangkitan ini. Para musuh-musuh Islam tentu saja takut akan keberhasilan kebangkitan ini, karena mereka mengetahui jika kebangkitan Islam semakin menguat, menyebar dan berhasil mencapai tujuannya, ini pertanda kekalahan, jatuhnya dan berakhirnya kekuasaan mereka.

Apa yang dibutuhkan oleh para pemuda Muslim untuk mewujudkan kebangkitan Islam ini? Berikut adalah nasihat syaikh Muhammad bin Shaalih Al Utsaimin Rahimahullah yang dirangkum berdasar ceramah-ceramah dan tulisan-tulisan beliau.

  1. Para pemuda pengusung kebangkitan Islam ini harus menaati dua hal, yaitu Kitabullah, Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. Inilah dua sumber ajaran Islam yang perlu mereka pegang dan mengambil jalan yang akan mereka ikuti dalam semua perkara.
  2. Para pemuda pemuda pengusung kebangkitan Islam harus mengikuti jalan yang benar sebagaimana jalan yang telah diikuti oleh suri teladan ummat manusia, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, sahabat beliau yang mulia dan generasi setelahnya serta orang-orang yang berpegang teguh pada jalan itu sampai hari ini.
  3. Para pemuda pengusung kebangkitan ini harus Bersatu, kekuatannya haruslah kekuatan persatuan karena perpecahan tidaklah membawa kebaikan bagi kebangkitan ini melainkan kebahagiaan bagi musuh-musuh Islam yang tersebar dari barat hingga timur.

Oleh karena itu hendaknya para dai dan penuntut ilmu untuk meninggalkan perpecahan, perselisihan dan pertentangan lalu berjuang dengan ketetapan untuk mencari kebenaran dan mengikutinya, sehingga mereka dapat bertemu pada satu titik. Perbedaan-perbedaan pendapat dalam perkara cabang fiqh atau dalam perkara ijtihad tidak boleh merusak citra dan kasih sayang di antara para pemuda pengusung kebangkitan Islam.

Dalam buku Panduan Kebangkitan Islam ini akan terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

  1. Prinsip-prinsip penting dan pedoman untuk keberhasilan kebangkitan Islam.
  2. Sikap pertengahan dan sifat lemah lembut dalam mengajak orang lain Kembali kepada Islam.
  3. 145 pertanyaan dan jawaban yang berisikan secara pedoman untuk para da’I Islam secara umum dan secara khusus bagi para pemuda pengussung kebangkitan Islam hari ini.

Maraji’: Panduan Kebangkitan Islam oleh Syaikh Muhammad bin Shaalih Al Utsaimin

Tafsir Surah Yaasin Ayat 22-23

0

CATATAN MAHASISWA

MATA KULIAH TAFSIR ( 201)

OLEH:

INDRI HENDAYANTI ( SPRING 2018)

وَمَا لِىَ لَآ أَعْبُدُ ٱلَّذِى فَطَرَنِى وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?.”

(Q.S. Yaasin: 22)

Orang shalih ini terus mendakwahkan kepada kaumnya dengan lemah lembut dan masuk akal. Dia menggunakan Bahasa yang sangat indah. Dia tidak mengatakan “Mengapa kamu tidak menyembah” sebagaimana kenyataannya memang seperti. Namun dia menggunakan bahasa yang baik dengan berbicara tentang dirinya sendiri dengan mengatakan, “Mengapa aku tidak menyembah.”

Kemudian orang shalih ini kemudian memberi bukti masuk akal selanjutnya mengapa harus menjawab seruan para Rasul untuk beribadah hanya kepada Allah. Menyembah Dia yang menciptakan manusia adalah logis dan alami dan melakukan hal selainnya adalah tidak logis dan tidak wajar.

Dari sini kita melihat sikap hikmah dari orang shalih ini dalam berdakwah dengan menggunakan Bahasa yang lembut dan tidak menghakimi justru menggunakan Bahasa yang menunjukan pada dirinya sendiri.

ءَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً إِن يُرِدْنِ ٱلرَّحْمَٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّى شَفَٰعَتُهُمْ شَيْـًٔا وَلَا يُنقِذُونِ

“Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafa’at mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku?.” (Q.S. Yaasin: 23)

Orang mukmin shalih yang berasal dari batas luar kota ini terus mengemukakan alas an di hadapan kaum-nya dengan mengatakan dengan bahasa yang sangat menggugah jiwa, “ Mengapa aku harus menyembah tuhan-tuhan selain-Nya (Allah)?”.

Pertanyaan retoris ini adalah teguran halus lagi terhadap penyembahan berhala oleh kaumnya. Dia sebenarnya menanyakan mereka tentang mengapa mereka mengambil tuhan-tuhan selain Allah yang menciptakan mereka. Tidak ada dasar yang kuat untuk menyembah makhluk. Itu sebuah kesalahan. Kaumnya menyembah berhala dengan menggunakan dalil sebagai pembenaran bahwa itu merupakan warisan dari nenek moyang mereka.  Walau peribadatan nenek moyang mereka ini batil namun mereka mengikutinya secara membabi buta.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
            وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّبِعُوا۟ مَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُوا۟ بَلْ نَتَّبِعُ مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ ءَابَآءَنَآ ۚ أَوَلَوْ كَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ يَدْعُوهُمْ إِلَىٰ عَذَابِ ٱلسَّعِيرِ

“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang diturunkan Allah”. Mereka menjawab: “(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya”. Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?.”

‘URF (KEBIASAAN)

0


‘URF (KEBIASAAN)

Urf secara bahasa artinya ‘yang dikenal’, lawannya adalah tidak dikenal, aneh. ‘Urf dan ‘adah artinya Sebagian besar sama. Namun, Sebagian pengamat membedakan keduanya, yang berpendapat bahwa ‘kebiasaan’ berarti pengulangan atau kebiasaan yang berulang dan dapat digunakan baik berkaitan dengan individu maupun kelompok. Kita bisa menyebutkan kebiasaan orang sebagai ‘adah tapi tidak disebut sebagai ‘urf. ‘Urf adalah kebiasaan kolektif dari sejumlah orang banyak. Kebiasaan dari beberapa atau hanya Sebagian kecil dalam sebuah kelompok tidak dikatakan sebagai ‘Urf.

‘Urf juga didefinisikan sebagai kebiasaan berulang yang dapat diterima oleh orang-orang yang bersifat baik. Para ulama umumnya telah menerima ‘urf sebagai sebuah kriteria yang sah untuk tujuan penafsiran Alquran. Contohnya para ahli tafsir Alquran merujuk pada ‘urf dalam menentukan jumlah nafkah yang tepat yang seorang suami harus berikan kepada istrinya.

 Kebiasaan-kebiasaan yanh berlaku selama masa hidup Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dan tidak ditolak tegas oleh beliau dianggap telah menerima persetujuan yang tidak langsung dari beliau dan menjadi bagian dari apa yang dikenal sebagai Sunnah Taqririyah.

Syarat-syarat ‘urf yang sah selain masuk akal dan dapat diterima orang yang bersifat baik adalah:

  1. ‘Urf harus mewakili sebuah peristiwa yang umum dan berulang.
  2. ‘Urf juga harus ada pada saat sebuah transaksi diputuskan.
  3. ‘Urf tidak boleh melanggar ketentuan dari sebuah kesepakatan.
  4. ‘Urf tidak boleh melanggar nass, yaitu prinsip yang pasti dalam hukum.

***

Prinsip-Prinsip dan Pedoman Penting bagi Keberhasilan Kebangkitan Islam

0

CATATAN MAHASISWA

DA’WAH DAN DUAT (DHD 101)

Oleh: Indri Hendayanti (BAIS Spring 2020)

Berikut adalah rangkuman beberapa perkara dan prinsip penting yang disampaikan oleh Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah Ta’ala terkait arahan bagi para pemuda agar kebangkitan Islam meraih kesuksesan dan bermanfaat serta membangun, bi’idznillah.

Prinsip Pertama: Berpegang Teguh di atas Alquran dan Asunnah.
Kitabullah ada di tangan kita agar dapat menjadi jalan kembali dengan mentadabburi maknanya dan mengamalkan ajaran-ajarannya. Kita mendasar kebangkitan Islam saat ini dengan pondasi Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Prinsip Kedua: Di Atas Ilmu dan Wawasan (Bashirah).
Dakwah yang tidak didasari dengan ilmu maka pastinya merupakan dakwah yang didasarkan oleh kejahilan dan konsekuensi buruk dari dakwah seperti ini jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Prinsip Ketiga: Pemahaman.
Pemahaman yang baik adalah hal yang sangat penting. Banyak yang memiliki ilmu namun belum diberkahi dengan pemahaman. Kesalahan dalam memahami dalam penafsiran dapat menjadi lebih berbahaya dibandingkan kesalahan karena ketidakpahaman.   

Prinsip Keempat: Kebijaksanaan (Sikap Hikmah).
Ada empat tingkatan dalam menyeru manusia ke jalan Allah, yaitu: a. Kebijaksanaan (Hikmah). b. Tutur kata yang baik. c. Berdiskusi dengan cara yang baik d. Dengan perbuatan yang mencegah para pelaku maksiat.  

Prinsip Kelima: Saling Menyatukan Hati dan Mencintai.
Dalam memandu kebangkitan Islam, wajib agar kita bersatu di atas agama ini, menyatukan hati, dan merapatkan barisan.   

Prinsip Keenam: Sabar dan Menanggung Cobaan dengan Mengharapkan Pahala dari Allah.
Para pemuda muslim dan muslimah yang mengemban tugas dakwah akan sering mendapatkan celaan, halangan, sikap kasar dan bahkan hinaan yang terang-terangan. Maka wajib dalam kondisi ini memperteguh kesabaran, tetap gigih dan tidak bosan dalam berdakwah dan berihtisab (mengharapkan pahala dari Allah ‘Azza wa Jalla).  

Prinsip Ketujuh: Menghiasi Diri dengan Akhlak Mulia.
Wajib bagi seseorang yang menyeru kepada Allah untuk menghiasi dirinya dengan akhlak mulia, nampak pengaruh dari ilmunya dalam aqidah dan ibadahnya, dalam penampilan dan perilakunya serta karakternya.  

Prinsip Kedelapan: Menghancurkan Pemisah antara Dai dan Ummat.
Tidak pantas bagi penyeru agama Allah untuk bersikap angkuh dan penyendiri. Dia harus menghancurkan dinding pembatas antara dirinya dan masyarakat hingga dapat menyampaikan pesan-pesan dakwah.  

Prinsip Kesembilan: Menggunakan Kelemahlembutan.
Penyeru agama Allah harus menempuh jalan kelemahlembutan dalam berdakwah dan mengingkari kemungkaran sehingga sikap lemah lembut ini mereka dapat meraih apa yang tidak dapat terwujud dengan kekerasan.  

MARAJI’: Ash Shahwah Al Islamiyah, Syaikh Utsaimin

✨Hijab Adalah Ketaatan ✨

0


.
Hijab adalah bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
.
Walaupun mungkin kita belum baik, belum juga sempurna ibadah, akhlak serta masih tertatih-tatih berproses untuk menjadi pribadi shalihah.
.
Semoga Allah mudahkan kita semua. Aamiin.
.
وَمَا كَانَ لِمُؤۡمِنٍ وَّلَا مُؤۡمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللّٰهُ وَرَسُوۡلُهٗۤ اَمۡرًا اَنۡ يَّكُوۡنَ لَهُمُ الۡخِيَرَةُ مِنۡ اَمۡرِهِمۡ ؕ وَمَنۡ يَّعۡصِ اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلٰلًا مُّبِيۡنًا
.
“Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata.”
.

💜 Karena Dia Sangat Mencintaimu 💜

0

.
Mengapa diri senantiasa dikelilingi ujian, saat diri berupaya untuk terus berada dalam ketaatan?.
.
Ketahuilah!
Jika kau taat kepada Rabbmu dan masih menemukan dirimu dikelilingi oleh cobaan.
.
Ketahuilah!
Bahwa ternyata Dia sangat mencintaimu, ukhtiy! ❣️
.
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (Q.S. Ali Imron [3]: 142)
.
———-

Tentang Kita

0

Ketika lisan tidak bisa mengucap kata.
Aku menyadari bahwa ini adalah tentang ‘rasa’ yang hanya dipahami oleh pemiliknya saja.

Menelusuri rekam jejak setiap kisahnya.
Sampai aku merasa..
Sanggupkah meninggalkan semua memori yang masih tersimpan rapi di sudut sana?

Ah, ternyata kamu adalah indah bagiku,
Setiap dari pergiku ternyata aku selalu merindu.
Untuk kembali lagi menikmati rasa itu.

#RinduTanpaSuara

#Balikpapan

Selalu Sempurna! ✨

0

Allah mengatur semua keadaan dengan sangat sempurna.
.
Walau terkadang kita belum bisa memahami apa hikmah dari setiap kejadian yang ditakdirkan-Nya.
.
Namun…
Kita bisa mulai belajar untuk percaya, bahwa Dia selalu menetapkan yang terbaik menurut-Nya.

✨Jangan Khawatir! ✨

0

Tidak ada akhir yang menyedihkan bagi seorang mukmin.
.
Ketika…
Ia benar-benar percaya bahwa apapun yang terjadi, bahwa itu adalah yang terbaik menurut-Nya.

Ketika..
Ia mengandalkan Allah saja dalam semua urusan kehidupannya.
.
Kemudian…
Ia bertawakkal seutuhnya kepada Rabbnya.
.

Rencana-Nya 🍂

0


Jangan pernah khawatir!
Nikmati saja setiap lelah, rasa sakit dan kepedihan dalam perjalanan hidupmu.
.
Kelak kau akan mengerti mengapa Allah memilihmu dan bersyukur karena Dia memilihmu.
.
Karena ternyata Dia mempunyai rencana yang begitu sempurna.

Rencana luar biasa yang akan membuatmu takju melihat begitu besar ternyata cinta-Nya kepadamu.
.
Maka, bersabarlah saja terus sampai tiba ketetapan Rabbmu. ✨
.

Waktu yang Terbatas ⏳

0

Setiap dari kita memiliki batasan waktu.
Maka, berhentilah mencari alasan untuk tidak bahagia.
.
Allah telah membukakan begitu banyak pintu kebaikan untukmu agar bisa mendapatkan banyak keutamaan melebihi batas waktu yang tersedia.
.
Maka, fokus saja pada nikmat dari-Nya.
Terus mensyukuri setiap dari anugerah-Nya.
Kita akan menemukan banyak alasan untuk berbahagia, bi’idznillaah. 🌻

Allah Saja!

0

Malam ini, ada seorang istri yang sedang mempersiapkan diri dan hatinya untuk menjemput esok hari.
.
Menjalani sebuah keputusan luar biasa yang dia putuskan bersama ayah dari anak-anaknya yang telah menemani kehidupan pernikahannya selama 25 tahun lamanya.
.
Keputusan yang tidak semua wanita bisa memahami, kecuali karena dia telah memilih bahwa tujuan hidupnya dan pernikahannya adalah Allah saja, masyaallah.

.
Ketika Allah saja…
Maka, cukuplah itu dan tidak ada yang perlu engkau khawatirkan!.
.
Ketika Allah saja selalu…
Maka, tidak ada lagi kerisauan.
Kecuali harapan pahala tuk bekal akhirat kelak saja balasannya.
.
Ketika Allah lagi…
Berbahagialah dengan karunia itu!
Karena cinta Allah saja tujuanmu.
.
Teringat nasihat indah seorang ulama…
“Kebahagiaan tidak identik dengan rasa nikmat.
Demikian pula kesengsaraan tidak identik dengan rasa sakit. Karena hal itu sebagaimana manusia, turut juga dirasakan hewan.
Namun, orang yang beriman itu yang berbahagia. Dan orang yang kehilangan iman itulah orang yang sengsara.”
[Syaikh Abdul Aziz Ath Tharifi]

Sangat Sempurna

0

Semuanya telah Dia ‘Azza wa Jalla atur dengan sangat sempurna.

Entah kapan waktunya dan juga bagaimana jalannya, rencananya adalah yang terbaik untuk kita.

Hanya kita diminta untuk bersabar lagi saja.
Walau menempuh kesabaran ternyata tidak semudah ucapan kata.

Kemudian banyak yang harus menjalaninya dengan penuh dengan air mata dan kesesakan dada sambil menanti kapankan waktu itu tiba.

Semuanya sangat sempurna!
Tidak ada yang trlambat.
Dan tidak ada pula yang terlalu cepat.

Bahkan suatu saat mungkin akan mensyukuri bahwa masa penantian itupun nantinya trnyata begitu sangat berharga, insyaallah.


Jadi bisakah bersabar sedikit lagi saja?!

Bisakah? ✨

0


Wahai Hati…
Bisakah untuk bersabar lagi?
Untuk waktu yang entah sampai kapan harus dijalani.
.
Wahai Hati…
Bisakah untuk menetap dalam kesabaran ini?
Ketika banyak orang tampaknya sudah tidak lagi peduli.
.
Wahai Hati…
Bisakah tuk senantiasa tsabat?
Ketika di luar sana keadaan sudah tidak lagi bersahabat.
.
Bisakah?

Mengimani Takdir

0

Iya…
Kita sebenarnya hanya sedang berpindah dari takdir Allah yang satu ke takdir-Nya yang lain.
.
Tidak usah bertanya ‘Kenapa?’, ‘Seandainya’, ‘Bagaimana?’.
.
Jangan sedih dan berputus asa.
Terus saja mengambil sebab dan berbaik sangka.
.
Kemudian bersabar menunggu ketetapan-Nya hadir menyapa.
.
احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithan”

Adakah yang Lebih Indah?

0

Kita tidak pernah mengetahui bagaimana Allah menakdirkan hidup ini.
Dan mungkin tidak pernah terbayang bahwa kita akan menapaki jalan ini.
Jalan yang kemudian membuat kita menjalani hari-hari dengan ‘rasa’ yang berbeda penuh arti.
.
Kalau bukan karena hidayah dan taufiq-Nya.
Apalah kita ini?!
Mungkin setiap hari hanya bisa meratapi sepi.
Menghabiskan waktu dengan keluhan dan kesia-siaan tanpa arti.
.
Di saat penuh ujian kepayahan seperti saat ini.
Tidak ada yang patut untuk kita senantiasa syukuri.
Bahwa Kalam-Nya selalu menemani menyinari ruang-ruang hati.
Sehingga kau akan selalu merasa lapang walau kefakiran, kesedihan dan banyak kesulitan menghampiri.
.
“Nikmat Allah yang paling besar terhadap mereka adalah perintah-Nya kepada mereka untuk beriman dan hidayah yang Dia berikan kepada mereka. Merekalah orang yang paling besar nikmatnya secara mutlak. (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah.)
.
Adakah yang lebih indah dari itu, Ukhtiy?

Akan Selalu Ada ✍🏻

0

Di dunia ini, selama kita masih bernapas.

Maka, akan selalu ada orang-orang yang tidak sesuai dengan harapan kita.

Orang yang membenci.

Orang yang mendzalimi.

Orang yang mencela dengan lisan dan perbuatan.

Dan orang-orang yang yang tidak akan pernah diam untuk berbuat keburukan padamu, kecuali kau sudah mati!

Orang-orang seperti ini, sunnatullah akan selalu ada menghiasi kehidupan dunia kita.

Maka, hadapi saja!

Mereka ada sebagai bagian dari ujian kesabaran kehidupan.

Bersyukurlah dengan adanya mereka.

Karena Allah ingin kau menjadi pribadi yang luar biasa.

Bukankah berlian menjadi batu terbaik dan istimewa karena tetap bertahan dalam proses tempaan yang berat dan tingginya tekanan?!

اَلْمُسْلِمُ إِذَا كَانَ مُخُالِطا النَّاسَ وَ يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ خَيْرٌ مِنَ المُسْلِمِ الَّذِي لاَ يُخُالِطُ النَّاسَ وَلاَ يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ

“Orang muslim jika dia bergaul dengan manusia dan bersabar atas gangguannya, maka dia lebih baik daripada orang muslim yang tidak mau bergaul dengan manusia dan tidak bersabar atas gangguannya.” (HR. Tirmidzi)

The Biggest Sundial

0
Puspa Iptek Sundial Bandung
Puspa Iptek Sundial Kota Baru Parahyangan, Bandung

Siapa yang tidak kenal dengan kota Bandung?. Kota besar di Jawa Barat ini terkenal sebagai daerah yang memiliki banyak destinasi wisata baik wisata alam, kuliner, belanja serta edukasinya. Kesempatan untuk berkunjung ke kota ini kami manfaatkan sebaik mungkin untuk bisa mengeksplorasinya mulai dari menyicipi kulinernya, belanja-belanja keperluan terutama jaket atau mantel dan pakaian hangat anak-anak yang belum terbiasa dengan cuaca dinginnya karena di kota kami terkenal dengan panasnya, sampai menikmati pemandangan indahnya, masyaallah.

Pelataran parkir Masjid Al Irsyad Satya Kota Baru Parahyangan

Hari itu sebenarnya agenda kami selama dua hari kedepan adalah mengikuti sebuah kegiatan di Masjid Al Irsyad Satya sekaligus mengunjungi sebuah sekolah yang berada di kompleks masjidnya yaitu Al Irsyad Satya Islamic School.

Masjid yang juga menjadi ikon Kota Baru Parahyangan ini adalah masjid yang meraih Penghargaan “The Best 5 World Building of The Year 2011 untuk kategori Bangunan Religi, versi Archdaily & Green Leadership Award tahun 2011 dari BCI Asia.

Jalan-jalan melihat Al Irsyad Satya Islamic School yang keren bangettt sekolahnya, masyaallah.
Kebayang kan bagaimana sejuknya masjid ini, arah kiblat langsung terbuka dengan alam hijau dan danau, ketika itu hujan rintik dan shalat terasa semakin khusyu’ masyallah.
Mumpung sepi dan jama’ah ikhwah tidak ada, 2 Kh dan Umm mencoba menengok area depan mimbar masjid, masyaallah memang cantik banget pemandangannya.

Begitu memasuki gerbang Kota Baru Parahyangan untuk menuju Masjid Al Irsyad Satya, mata kami kemudian tertuju pada sebuah bangunan unik yang ternyata itu adalah Puspa Iptek Sundial. Bentuk gedungnya sangat unik karena berfungsi sekaligus sebagai Jam Matahari.

Puspa Iptek Sundial yang terletak di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung ini menurut informasi adalah sebuah tatanan terpadu bersama dengan Gerbang Utama Kota Baru Parahyangan. Kedua bangunan tersebut merupakan refleksi konfigurasi Matahari, Bumi, dan Bulan. Di Gerbang Utama terdapat replika Bumi dari batu utuh berdiameter 2 meter dengan bobot hampir 12 ton yang diambil dari daerah sekitar Padalarang. Batu bulat tersebut dikelilingi oleh 12 tiang yang melambangkan 12 bulan dalam sistem kalender. Di masing-masing tiangnya terdapat ragam hias kalender tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Sementara bundaran tempat gedung Puspa Iptek Sundial berada melambangkan Matahari. Puspa Iptek adalah singkatan dari Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, sedangkan sundial artinya adalah Jam Matahari.

Kami akhirnya memutuskan bahwa kami harus kesana nih, sayang sekali jika dillewatkan ada tempat bagus seperti ini bahkan anak-anak sudah sangat tidak sabar untuk mengunjunginya. Hari kedua di Kota Baru Parahyangan kami berangkat ke Puspa Iptek Sundial di pagi harinya ketika loket baru buka. Biaya tiketnya ternyata cukup murah untuk wisata edukasi ini. Ketika masuk gedung, kami langsung melihat jam Matahari vertikal. Oiya, di Puspa Iptek Sundial kita akan melihat dua jam Matahari yaitu yang berbentuk vertikal dan horizontal yang merupakan jam matahari terbesar di Indonesia.

sereem ini hehehe

Dengan biaya yang cukup murah yaitu hanya Rp20.000,- per orang, kami bisa menikmati program-program edukasi yang ditawarkan mulai alat-alat peraga indoor yang menarik seperti science experiments sampai yang menantang seperti sepeda gantung dan human gyriscope, juga galeri Puspa Argo Organik outdoor seperti alat peraga raksasa,kelinci macam ras, kebun organik dan permainan outdoor dengan biaya tambahan.

Ketika melihat sundial (Jam Matahari) sebenarnya kami agak bingung membacanya apalagi kami sampai di atas untuk melihat sundialnya pas matahari tepat di atas kepala. Setelah mendekati dzuhur kemudian kami mulai melihat pergeseran arah matahari yang terlihat bayangannya jarum jam bergeser ke arah jam 1, amazing sekali masyaallah, kami jadi mengetahui metode orang-orang terdahulu dalam menetapkan waktu termasuk masuknya waktu shalat lima waktu.

Jam Matahari (Sundial)

Setelah puas mencoba alat-alat peraga yang tersedia, kami kemudian mampir di merchandise shop yang menjual souvenir dengan harga yang pun cukup terjangkau.

Sekitaran Puspa Iptek Sundial kita bisa menemukan juga tempat menginap semacam guest house yang cukup murah namun bersih dan nyaman bahkan dekat dengan masjid Al Irsyad Satya sehingga mudah juga untuk kami mengunjungi masjid tersebut.

Bagi yang tidak memiliki kendaraan pribadi juga tidak perlu khawatir, karena pemerintah kota Bandung menyediakan angkutan bus murah dengan trayek-trayek wisata kota Bandung. Busnya pun eksklusif dan akan berhenti di shelter-shelter sekitaran Kota Baru Parahyangan dengan hanya selang beberapa menit bergantian, jadi kita tidak perlu khawatir tidak dapat bus.

Nah, yang akan jalan-jalan ke Bandung jangan lewatkan wisata edukasi yang satu ini. Puspa Iptek Sundial bisa menjadi rekomendasi wisata edukasi liburan kita bersama anak-anak.

Selamat berliburan!

Hari yang Indah 🌻

0


Seringkali kita tidak menyukai sesuatu yang membawa banyak kebaikan dan justru menyukai yang sebenarnya akan membawa kepada keburukan.
.
Padahal…
Ternyata kebaikan itu ada pada setiap hal yang Allah pilihkan untuk kita, masyaallah. 💧
.
Maka…
Berbahagialah dengan setiap hari yang begitu indah yang Dia hadirkan untukmu. 🌼
Ridha dan bersabarlah dengan setiap apa yang telah Dia tetapkan untukmu. 🌻
.
“Akan merasakan kelezatan/kemanisan iman, orang yang ridha kepada Allah sebagai Rabbnya dan Islam sebagai agamanya serta (nabi) Muhammad sebagai rasulnya” [HR. Muslim]

Bukankah Subuh Itu Sudah Dekat? 🌻

0


Tidak ada yang sulit bagi-Nya.
Ketika Dia mau mengambil semua milikmu saat ini pun, maka jadilah!

Maka jika sekarang kau kehilangan.
Memohonlah agar selalu Dia lapangkan dan sabarkan.

Karena semua hanya titipan.
Yang mungkin menetap lama atau sekedar singgah sebentar saja kemudian berlalu.

Tetaplah menjadi baik.
Terus berada bersama para sahabat yang baik-baik.
Teruslah senantiasa berada dalam lingkungan kebaikan dengan Kalamullah dan Hadits Rasul-Nya sebagai petunjuk.
Dan teruslah semangat menuntut ilmu agar kejahilan dijauhkan dari dirimu, bi’idznillaah.

Ukhtiy…
Dengan iltizamnya dirimu untuk agama ini.
Maka, jangan khawatir karena Allah senantiasa bersamamu dan memegang kendali atasmu.
Dan itu cukup!

Maka, dengan apa yang Allah takdirkan padamu saat ini.
Hapuslah sudah air mata itu dan mohonlah kepada-Nya agar ini semua menjadi pemberat timbangan pahala untukmu di akhirat kelak. 🌷

أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ

“…bukankah subuh itu sudah dekat?”. (Q.S. Hud: 81).

0FansSuka
0PengikutMengikuti
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts