The Biggest Sundial

0
459
Puspa Iptek Sundial Bandung
Puspa Iptek Sundial Kota Baru Parahyangan, Bandung

Siapa yang tidak kenal dengan kota Bandung?. Kota besar di Jawa Barat ini terkenal sebagai daerah yang memiliki banyak destinasi wisata baik wisata alam, kuliner, belanja serta edukasinya. Kesempatan untuk berkunjung ke kota ini kami manfaatkan sebaik mungkin untuk bisa mengeksplorasinya mulai dari menyicipi kulinernya, belanja-belanja keperluan terutama jaket atau mantel dan pakaian hangat anak-anak yang belum terbiasa dengan cuaca dinginnya karena di kota kami terkenal dengan panasnya, sampai menikmati pemandangan indahnya, masyaallah.

Pelataran parkir Masjid Al Irsyad Satya Kota Baru Parahyangan

Hari itu sebenarnya agenda kami selama dua hari kedepan adalah mengikuti sebuah kegiatan di Masjid Al Irsyad Satya sekaligus mengunjungi sebuah sekolah yang berada di kompleks masjidnya yaitu Al Irsyad Satya Islamic School.

Masjid yang juga menjadi ikon Kota Baru Parahyangan ini adalah masjid yang meraih Penghargaan “The Best 5 World Building of The Year 2011 untuk kategori Bangunan Religi, versi Archdaily & Green Leadership Award tahun 2011 dari BCI Asia.

Jalan-jalan melihat Al Irsyad Satya Islamic School yang keren bangettt sekolahnya, masyaallah.
Kebayang kan bagaimana sejuknya masjid ini, arah kiblat langsung terbuka dengan alam hijau dan danau, ketika itu hujan rintik dan shalat terasa semakin khusyu’ masyallah.
Mumpung sepi dan jama’ah ikhwah tidak ada, 2 Kh dan Umm mencoba menengok area depan mimbar masjid, masyaallah memang cantik banget pemandangannya.

Begitu memasuki gerbang Kota Baru Parahyangan untuk menuju Masjid Al Irsyad Satya, mata kami kemudian tertuju pada sebuah bangunan unik yang ternyata itu adalah Puspa Iptek Sundial. Bentuk gedungnya sangat unik karena berfungsi sekaligus sebagai Jam Matahari.

Puspa Iptek Sundial yang terletak di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung ini menurut informasi adalah sebuah tatanan terpadu bersama dengan Gerbang Utama Kota Baru Parahyangan. Kedua bangunan tersebut merupakan refleksi konfigurasi Matahari, Bumi, dan Bulan. Di Gerbang Utama terdapat replika Bumi dari batu utuh berdiameter 2 meter dengan bobot hampir 12 ton yang diambil dari daerah sekitar Padalarang. Batu bulat tersebut dikelilingi oleh 12 tiang yang melambangkan 12 bulan dalam sistem kalender. Di masing-masing tiangnya terdapat ragam hias kalender tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Sementara bundaran tempat gedung Puspa Iptek Sundial berada melambangkan Matahari. Puspa Iptek adalah singkatan dari Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, sedangkan sundial artinya adalah Jam Matahari.

Kami akhirnya memutuskan bahwa kami harus kesana nih, sayang sekali jika dillewatkan ada tempat bagus seperti ini bahkan anak-anak sudah sangat tidak sabar untuk mengunjunginya. Hari kedua di Kota Baru Parahyangan kami berangkat ke Puspa Iptek Sundial di pagi harinya ketika loket baru buka. Biaya tiketnya ternyata cukup murah untuk wisata edukasi ini. Ketika masuk gedung, kami langsung melihat jam Matahari vertikal. Oiya, di Puspa Iptek Sundial kita akan melihat dua jam Matahari yaitu yang berbentuk vertikal dan horizontal yang merupakan jam matahari terbesar di Indonesia.

sereem ini hehehe

Dengan biaya yang cukup murah yaitu hanya Rp20.000,- per orang, kami bisa menikmati program-program edukasi yang ditawarkan mulai alat-alat peraga indoor yang menarik seperti science experiments sampai yang menantang seperti sepeda gantung dan human gyriscope, juga galeri Puspa Argo Organik outdoor seperti alat peraga raksasa,kelinci macam ras, kebun organik dan permainan outdoor dengan biaya tambahan.

Ketika melihat sundial (Jam Matahari) sebenarnya kami agak bingung membacanya apalagi kami sampai di atas untuk melihat sundialnya pas matahari tepat di atas kepala. Setelah mendekati dzuhur kemudian kami mulai melihat pergeseran arah matahari yang terlihat bayangannya jarum jam bergeser ke arah jam 1, amazing sekali masyaallah, kami jadi mengetahui metode orang-orang terdahulu dalam menetapkan waktu termasuk masuknya waktu shalat lima waktu.

Jam Matahari (Sundial)

Setelah puas mencoba alat-alat peraga yang tersedia, kami kemudian mampir di merchandise shop yang menjual souvenir dengan harga yang pun cukup terjangkau.

Sekitaran Puspa Iptek Sundial kita bisa menemukan juga tempat menginap semacam guest house yang cukup murah namun bersih dan nyaman bahkan dekat dengan masjid Al Irsyad Satya sehingga mudah juga untuk kami mengunjungi masjid tersebut.

Bagi yang tidak memiliki kendaraan pribadi juga tidak perlu khawatir, karena pemerintah kota Bandung menyediakan angkutan bus murah dengan trayek-trayek wisata kota Bandung. Busnya pun eksklusif dan akan berhenti di shelter-shelter sekitaran Kota Baru Parahyangan dengan hanya selang beberapa menit bergantian, jadi kita tidak perlu khawatir tidak dapat bus.

Nah, yang akan jalan-jalan ke Bandung jangan lewatkan wisata edukasi yang satu ini. Puspa Iptek Sundial bisa menjadi rekomendasi wisata edukasi liburan kita bersama anak-anak.

Selamat berliburan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here