‘URF (KEBIASAAN)

0
85


‘URF (KEBIASAAN)

Urf secara bahasa artinya ‘yang dikenal’, lawannya adalah tidak dikenal, aneh. ‘Urf dan ‘adah artinya Sebagian besar sama. Namun, Sebagian pengamat membedakan keduanya, yang berpendapat bahwa ‘kebiasaan’ berarti pengulangan atau kebiasaan yang berulang dan dapat digunakan baik berkaitan dengan individu maupun kelompok. Kita bisa menyebutkan kebiasaan orang sebagai ‘adah tapi tidak disebut sebagai ‘urf. ‘Urf adalah kebiasaan kolektif dari sejumlah orang banyak. Kebiasaan dari beberapa atau hanya Sebagian kecil dalam sebuah kelompok tidak dikatakan sebagai ‘Urf.

‘Urf juga didefinisikan sebagai kebiasaan berulang yang dapat diterima oleh orang-orang yang bersifat baik. Para ulama umumnya telah menerima ‘urf sebagai sebuah kriteria yang sah untuk tujuan penafsiran Alquran. Contohnya para ahli tafsir Alquran merujuk pada ‘urf dalam menentukan jumlah nafkah yang tepat yang seorang suami harus berikan kepada istrinya.

 Kebiasaan-kebiasaan yanh berlaku selama masa hidup Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dan tidak ditolak tegas oleh beliau dianggap telah menerima persetujuan yang tidak langsung dari beliau dan menjadi bagian dari apa yang dikenal sebagai Sunnah Taqririyah.

Syarat-syarat ‘urf yang sah selain masuk akal dan dapat diterima orang yang bersifat baik adalah:

  1. ‘Urf harus mewakili sebuah peristiwa yang umum dan berulang.
  2. ‘Urf juga harus ada pada saat sebuah transaksi diputuskan.
  3. ‘Urf tidak boleh melanggar ketentuan dari sebuah kesepakatan.
  4. ‘Urf tidak boleh melanggar nass, yaitu prinsip yang pasti dalam hukum.

***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here