Irinya Ahlul ‘Afiyah 🍃

0
268

Ada saat kala hati merasa sangat sedih, kecewa menyatu dalam hati dari hadirnya lisan dan perbuatan yang menyakiti. 

Ada saat kala hati merasa sangat rapuh, perih menahan rasa sakit dari datangnya ujian dan musibah yang silih berganti.

Manusiawi, ketika air mata akhirnya tumpah dan mengalir mengurai beban hati.

Namun, usap sudah air mata sedih dan jadikan kesabaran sebagai teman hidup agar semua tidak sia-sia dan menjadi pahala. Kehidupan harus terus berjalan sebagaimana ujian akan terus mengiringi sampai tiba kematian.

‎مَا يَزَالُ الْبَلاَءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي نفسه وولده وماله حَتَّى يَلْقَى اللهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيْئَةٌ

“Senantiasa ujian menimpa seorang mukmin dan mukminah di dalam dirinya, anaknya dan juga hartanya sampai dia bertemu Allah Subhaanahu wa Ta’ala dan dia tidak memiliki dosa.” (HR. Tirmidzi)

Betapa ternyata sebenarnya keperihan dalam setiap musibah dan ujian kehidupan adalah sebagai penggugur dosa-dosa. Maa syaa’ Allaah 💧

Bahkan kemudian orang-orang yang tidak banyak mendapatkan ujian dan musibah ketika di dunia yaitu ahlul ‘afiyah berkeinginan seandainya kulit-kulit mereka digunting di dunia karena mereka melihat bagaimana besarnya pahala bagi orang-orang yang mendapatkan ujian dan musibah lalu mereka bersabar.

“Ketika orang-orang yang terkena musibah di dunia mendapatkan pahala pada hari kiamat, maka ahlul ‘afiyah (orang-orang yang tidak banyak terkena musibah) akan berkeinginan seandainya kulit-kulit mereka digunting di dunia.”. (HR. Tirmidzi)

Alhamdulillaah…

Maka, banyaklah bersyukur dan bersabar ketika semua keperihan itu akan berakhir dengan banyaknya pahala kelak di hari akhir, in syaa’Allaah. 

Duhai hati, semoga terus dilapangkan diatas kesabaran. Aamiin. 🌹

‎إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَيۡرِ حِسَابٍ۬  

“Sesungguhnya akan disempurnakan pahala orang-orang yang bersabar tanpa batas.” (Q.S. Az-Zumar: 10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here